Di kota besar terdapat rumah makan sederhana yang diapit oleh toko elektronik. Rumah makan ini sudah berdiri sejak tahun 1997 pemilikn...
Di rumah makan ini dijual berbagai makanan yang lezat dan sudah terkenal di daerah itu walaupun pembeli rata-rata kalangan menengah kebawah tetapi rumah makan ini tetap berjaya karena ciri khasnya dan keunikannya.
Pada suatu hari yang panas ada seorang anak kecil bernama Victor dia adalah seorang anak SD dia dia termasuk langganan di rumah makan tersebut, setiap berangkat sekolah dia selalu membeli nasi disana untuk dibawa kesekolah.
Terjadilah percakapan antara Bu Tanto dan Victor
Victor : bu saya bisa gk pesan nasinya aja
Bu tanto : Boleh pakai lauk apa aja dek ?
Victor : Tidak usah bu nasi saja cukup
Bu tanto : Ohh ok dahh
Victor : Bu itu lauk apa ya ?
Bu Tanto : Ohh ini namanya ayam kuah asam
Victor : Bu boleh gk nasinya di tambah kuah diatasnya dikit aja
Bu tanto : Ohh boleh tentu dengan senang hati
Victor : makasi bu....
Setiap hari anak itu membeli nasi pakai kuah bu tanto pun khwatir dengannya apakah gizinya terpenuhi apakah dia mendapatkan tenaga yang cukup padahal sarapan hanya itu aja, akhirnya bu tanto pun ingin membantu anak itu dengan cara diam diam ya dengan cara diselipin sedikit lauk dan 1 butir telur untuk anak itu tetapi bu tanto diam-diam melakukannya kalau dia bilang langsung maka anak itu akan malu karena dikasihani dan tidak akan mampir lagi, bu tanto terus memberikan nasi kepada anak itu.
25 tahun kemudian anak itu tidak pernah mampir lagi belanja, ibu dan bapakpun terjait dari utang bank usaha rumah makannya pun mau gulung tikar ibu dan bapak pun hanya bisa menangis. Datanglah 2 bodyguard ke rumah makan ibu, ya mas ada apa datang kemari jawab ibu
Kedatangan saya kemari ingin membeli toko ibu dan dijadikan restoran 25% keuntungannya ibu bisa ambil dan seluruh utang di bank sudah dilunaskan. terimakasih ya tuhan, siapakah orang itu yang mau membantu saya jawab ibu'' Dia adalah bos saya dia dulu sering belanja disini dia sangat menyukai telur, ayam dan kuah yang ibu kasi dan itu adalah makanan kesukaannya. Akhirnya pemuda itu bertemu dengan bu Tanto sambil mengucapkan terimakasih dan syukur atas berkat Tuhan Yang Maha Esa.
Disini bisa kita ambil hikmah bahwa saling tolong menolong harus kita jalin tanpa pamrih karena semua itu sudah diatur oleh tuhan. Coba bayangkan dunia penuh dengan kegembiraan, kerjasama dan saling tolong menolong bagaimana indahnya bumi ini. Wahai saudara disana masih banyak sekali orang yang perlu bantuan kita marihlah kita mengulurkan tangan untuk saling tolong menolong dan saling bahu membahu tanpa melihat SARA semoga cerita ini dapat menginspirasi kita semua
''bahwa memberi itu bukan dilihat dari besar kecilnya tetapi keikhlasannya untuk saling berbagi'' bangdiy
Salam kreatif!
